GERBANGKRAKATAU.ID, LAMPUNG SELATAN — Bentuk kepedulian kepada M. Rava Alfarizi, Karang Taruna bersama Risma Desa Gayam Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan galang dana (donasi).

Pengggalangan dana dilakukan guna meringankan beban keluarga untuk kesembuhan sang bauh hati (Rava) anak pasangan Desi dan Marlina yang mengalami jaringan pembuluh darah mati pasca kecelakaan sehingg kaki sebelah kiri harus diamputasi.

“Hari ini karang taruna dan rismas desa gayam penggalangan dan untuk membantu meringankan beban keluarga (Rava) untuk menambahkan biaya pasca amputasi kakinya disebabkan kecelakaan tunggal beberapa waktu lali,” ujar Kepala Desa (Kades) Gayam Hendri kepada media, Sabtu (16/01/2021).

20210110_194822 Bentuk Kepedulian, Karang Taruna dan Risma Desa Gayam Galang Dana Untuk Rava
M. Rava Alfarizi

Menurut Hendri, penggalangan dana yang dilakukan para pemuda-pemudi dimulai tanggal 16 Januari 2021, dimana kami merasa prihatin kepada M. Rava Alfarizi yang diusia 8 tahun harus kehilangan sebeleh kakinya akibat kecelakaan yang menyebabkan kakinya harus diamputasi.

“Yang pasti ini bentuk kepedulian kami terhadap warga kami yang sedang mengalami musibah, semoga beban keluarga bisa terbantu dan Rava bisa segera sembuh,” jelasnya.

Hendri mengatakan, saat ini penggalangan dana dilakukan hanya kepada masyarakat seputaran desa gayam untuk mengetuk hatinya agar ada rasa kepedulian terhadap sesama yang ada dilingkungannya.

“Galang dana kami masih di seputaran Desa Gayam wabil khusus warga desa gayam sampai selesai dan terkumpul. Nanti setelah selesai donasi akan kami serahkan langsung kepada pihak keluarga korban saudara dedi ayah Rava,” tutupnya.

Untuk diketahui, pengalangan dana ini di dampingi oleh Ketua karang taruna Agus Tamrozi dan ketua risma Rifky Hidayat. Dalam melakukan tetap mengikuti anjuran protokol kesehan covid-19 salah satunya memakai masker.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah warga RT/RW 03/02 Desa Gayam, Kecamaran Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, harus merelakan satu kaki nya untuk dilakukan amputasi. Dia adalah Muhammad Rava Alfarizi (8) anak dari pasangan Dedi dan Marlina itu mengalami penyakit jaringan pembuluh darah yang mati, sehingga satu kakinya harus diamputasi.

Dedi orang tua dari Rava, bocah malang yang kakinya harus diamputasi itu dengan nada sedih mencerita penyebab sampai kaki anaknya itu harus potong atau amputasi. Kejadian itu bermula, saat kendaraan yang ditumpangi oleh keluarga mengalami kecelakaan tunggal beberapa waktu lalu.

Berbagai usaha pengobatan, diceritakan Dedi juga telah ditempuh mulai non medis sampai akhirnya dibawa ke RSU Graha Husada untuk menjalani perawatan sekitar dua hari. Karena tidak menggunakan JKN atau jalur umum akhirnya perawatan Rava tidak diteruskan di RSU tersebut dan lebih memilih untuk pulang.

Lantaran kondisi luka pada kaki sang anak semakin memburuk hingga mengeluarkan nanah dan bau tak sedap serta rava mengalami sakit yang teramat, lalu Muhammad Rava Alfarizi melakukan pengobatan rawat jalan ke Puskesmas Penengahan melalui BPJS sampai ke RSU Bob Bazar Kalianda sampai dirujuk ke RSU Airan Raya.

Pihak RSU Airan Raya menyatakan bahwasannya Muhammad Rava Alfarizi mengalami penyakit jaringan pembuluh darahnya mati.

Sementara itu pihak keluarga Muhammad Rava Alfarizi atau kedua orang tuanya mengeluh terhadap musibah yang mereka alami karena beban yang dipikul terlihat sangat berat karena faktor ekonominya terbatas. “Kami dari pihak keluarga mengharapkan uluran tangan dari para dermawan guna meringankan beban keluarga,” ujarnya melalui rilis.

Berikut nomor rekening yang dapat disalurkan oleh para demawan untuk Rava.
Bank BRI No Rek : 581401015032533
An : Marlina ( ibu Rava/pasein )
No Hp/Wa : +62 823-1056-2339. (Hen/Aan).

ajax-loader-2x Bentuk Kepedulian, Karang Taruna dan Risma Desa Gayam Galang Dana Untuk Rava

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.