Searchernews.com, LAMPUNG SELATAN – Perhelatan pesta demokrasi lima tahunan yakni Pemilihan Kepala Deerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan akan segera dilaksanakan secara serentak tahun 2020 mendatang.

Dalam pesta demokrasi lima tahunan khususnya di Lampung Selatan sudah menunjukan tanda-tanda akan adanya pertarungan Putra Terbaik sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2026.

Terlihat dari aktifitas partai yang notabene adalah salah satu syarat dalam pencalonan yaitu sebagai perahu atau armada untuk tahapan pendaftaran kelak di KPU, dari beberapa partai politik yang membuka penjaringan sudah terlihat bermunculan petarung-petarung yang nantinya akan memperebutkan restu partai untuk dapat di usung sebagai calon.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komando Analisis Pemuda Indonesia (KAPI) Lampung Selatan Dedi Manda Putra kepada media. Rabu (2/10/2019).

Menurut Dedi, semua calon baik yang sudah maupun masih melakukan pendaftaran dibeberapa partai yang masih membukan pendaftaran mempunyai peluang, akan tetapi tidak semua bisa lolos sebagai calon.

“Tapi ada hal yg terlihat janggal dalam hal ini, karna sejatinya adalah restu rakyat Lampung Selatan lah yang menjadi prioritas utama dalam momentum Pilkada Lampung Selatan,” jelasnya.

Menurut Dedi, masyarakat harus mengerti dan memahami terhadap para calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan dipilih tahun 2020 mendatang, jangan sampai Calon yang tidak memahami Kabuapten Lamsel dipilih untuk memimpin 5 tahun kedepan.

“Sebab siapapun calon Bupati dan Wakil Bupatinya tentu yang menjadi PR (pelerjaan rumah) utamanya adalah harus memahami wilayah Lampung selatan, baik dari luas wilayahnya, kultur masyarakatnya, SDMnya, SDAnya, perekonomiannya dan masyarakat Adatnya,” tegasnya.

Dedi menambahkan, dalam Pilkada tentu yang menjadi tolam ukur para Calon asli kelahiran dan tinggal di Lamsellah yang akan berpeluang besar memimpin. Sebab mereka memahami seluk beluk Kabupaten tempat tinggalnya.

“Jadi sudah jelas orang yang tinggal di Lampung Selatan lah yg memiliki peluang besar untuk maju dan membangun Lamsel menjadi Kabupaten yang maju, jaya dan Khagom Mufakat,” imbuh salah satu eks kordinator perubuhan patung ZAP tahun 2012 lalu.

Selain itu kata Dedi, siapa pun yang maju dan terpilih sebagai Calon Bupati dan Wakilnya, tentu harus mempunyai Visi dan Misi yang jelas, program yang tekonsep, sebab dalam momentum inilah tahapan pondasi pembangunan di segala lini qauntuk lima tahun kedepan.

Bukan hanya program, masyarakat juga harus mengetahui sosok calon yang bertarung, jangan memilih calon yang tersandung kasus korupsi.

“Kalau tersandung kasus hukum yang lain mungkin tidak masalah, namun yang terpenting bukan tersandung kasus korupsi,” tegasnya.

Kemudian lanjut Dedi, saat masyarakat sudah mulai jenuh dengan momen-momen seperti ini. Bahkan ada istilah dalam masyarakat dalam momen-momen seperti ini ‘akan banyak orang baik musiman, musim banyak orang ngaku sodara hingga musim tebar janji palsu’.

Lalu, kata Dedi, Jadi jelas momentum ini bukan sekedar ajang pertarungan para elit yang masing-masing menunjukan kekuatan basis massa hingga akar rumput. Setiap kandidat wajib mempunyai program yang capaiannya sudah terkonsef dalam sebuah makalah, agar dapat tergambarkan bagaimana wajah lampung selatan 5 tahun kedepan.

“Wujudkan pendidikan gratis tanpa syarat, kesehatan gratis layak dan berkualitas, pembangunan infrastruktur yang layak. Ini adalah pondasi dasar dalam membangun Lampung Selatan serta adat budaya yang ada harus digali dan ditumbuh kembangkan dan dilestarikan,” pungkasnya. (Aan).

ajax-loader-2x Pilkada 2020, KAPI Lamsel: Restu Rakyat Lamsel Lebih Utama Dibandingkan Restu Partai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.