LAMPUNG SELATAN, Searchernews.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Thomas Americo, S,.Stp,.MH menghimbau kepada Siswa-siswi agar tidak melakukan aksi konvoi dan coret-coret seragam sekolah.
Hal ini dilakukan Dinas Pendidikan Lampung Selatan mengingat aksi konvoi dijalan raya dan coret-coret seragam sekolah yang sudah menjadi tradisi tahunan setiap merayakan kelulusan.
Sebab, aksi coret-coret dapat merugikan pelajar itu sendiri dan orang lain, selain itu aksi konvoi juga dapat mengganggu ketertiban umum khususnya pengguna jalan serta dapat menyebabkan kecelakaan lalulintas (lakalantas).
“Kita imbau kepada seluruh Siswa-siswi agar tidak mereyakan kelulusan dengan cara konvoi dan aksi Coret-coret seragam sekolahnya,” Imbau Kepala Disdik Lamsel, Thomas Americo kepada media melalui telfon selulernya. Senin (29/4/2019).
Menurut Thomas, ada baiknya pakaian seragam yang laik pakai (seragam) disedekahkan kepada orang lain yang membutuhkan sehingga bermanfaat.
“Lebih baik pakai mereka (siswa-siswi) yang lulus bisa menghibahkan pakain yang dipakai kepada adik kelasnya atau siswa yang kurang mampu,” katanya.
Selain itu kata Thomas, pihaknya juga meminta kepada para Kepala Sekolah (Kepsek) dan dewan guru untuk dapat memberikan pengertian kepada siswa agar tidak konvoi dan melakukan coret seragam sekolahnya.
“Akan kita himbau juga Kepala Sekolahnya (Kepsek). Lebih condong pakaian mereka dikumpulkan dari pada di coret-coret,” jelasnya Thomas.
Selanjutnya kata Thomas, pihaknya akan memberikan sanksi kepada Siswa-siswi bahkan Kepala Sekolah jika ada yang melakukan aksi coret seragam dan kompoy.
“Kita akan tegor, mudah-mudahan tidak ada aksi kompoy-kompoy dijalan,” pungkasnya. (Aan).
![]()
