GERBANGKRAKATAU.ID || LAMPUNG SELATAN – Perjuangan panjang penuh keprihatinan akhirnya berujung bahagia. Ahmad Abi Ar-Razi (Aji) remaja asal Lampung Selatan yang sempat terlantar di Merauke, Papua Selatan, kini telah kembali ke pelukan keluarganya, Kamis (9/4/2026).

Berkat respon dan gerak cepat sampai Aji pulang kepangkaun keluarganya ada sosok yang berjuang dan berkoordinasi dengan Dinsos Marauke adalah Ahmad Syafarudin sebagai TKSK Pendamping Sosial Kemensos RI Kecamatan Kalianda Lamsel.

Upaya Ahmad Syafarudin setelah mendapat intruksi Kadis Sosial untuk bergerak cepat, langsung bergerak menjalin komunikasi lintas daerah dan mengetuk semua pihak agar Aji bisa pulang sampai dikediamannya.

Perjuangan berawal dapat informasi diberita dam perintah Kadis Sosial ada remaja asal Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Kalianda jadi korban calo kerja tangkap ikan dan saat itu sedang sakit dirawat di RSAL Marauke dan urgent membutuhkan darah.

Kemudian, dirinya langsung assesment menghubungi dan mendatangi kediaman keluarga Aji, berkoordinasi dengan Dinas Sosial di Merauke, serta mencari celah solusi di tengah berbagai keterbatasan.

“Yang penting Aji selamat dulu, kita usahakan dia bisa pulang,” ucap Saparudin dengan penuh kepedulian.

Di Merauke, kondisi yang dihadapi tidaklah mudah. Minimnya fasilitas, termasuk belum adanya rumah singgah untuk warga terlantar, menjadi kendala serius. Bahkan dari sisi anggaran, penanganan warga migran seperti Aji belum sepenuhnya terakomodasi.

Namun semangat untuk membantu tak surut. Saparudin terus mendorong koordinasi, memastikan Aji mendapatkan tempat sementara, hingga kebutuhan dasar seperti makan selama menunggu kepulangan tetap terpenuhi.

Perjuangan itu semakin berat ketika tim di lapangan menemukan Aji dalam kondisi memprihatinkan. Ia hanya mengenakan pakaian seadanya, sementara tempat tinggalnya dilaporkan rusak dan becek akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Merauke sejak pagi hingga siang hari.

Meski demikian, Aji berhasil dievakuasi dan dibawa ke penginapan untuk mendapatkan penanganan awal. Dari titik inilah harapan untuk pulang mulai terlihat.

Hari demi hari dilalui dengan penuh doa dan harapan. Hingga akhirnya, perjuangan panjang itu mencapai titik akhir yang membahagiakan.

Pada Rabu malam (8/4/2026), Aji akhirnya tiba di kampung halamannya di Lingkungan V Sukajadi, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Tangis haru pecah saat Aji kembali berkumpul bersama keluarganya. Warga sekitar pun turut menyambut kepulangannya dengan penuh rasa syukur.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Perjuangan Saparudin dan semua pihak yang terlibat menjadi kisah nyata bahwa jarak ribuan kilometer bukanlah penghalang untuk menolong sesama. (Red).

ajax-loader-2x Tangis Haru di Ujung Perjuangan Kepulangan Aji, Ahmad Syafarudin: Terima Kasih Dinsos Marauke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.