Gerbangkrakatau.co.id, Lampung Barat- Saat meninjau gudang Badan Urusan Logistik ( Bulog ) Wilayah Kotabumi Cabang Lampung Barat (Lambar), Bupati Lambar H.Parosil Mabsus di damping Wakil Bupati H.Drs Mad Hasnurin dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa terseyum lepas. Fasalnya ketersedian (stok) pangan 900 Ton dengan jenis premium dan medium. Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) jenis beras premium sembilan ribu lima ratus rupiah (9.500) dan harga beras medium delapan ribu lima ratus rupiah (8.500).
Dalam kesempatanya, Bupati H. Parosil Mabsus mengakatakan persiapan tersebut akan aman bila berlakunya karantina wilayah.
“Kami terus mengupayakan ketersidia pangan aman untuk tiga bulan kedepan dan juga siap bila nantinya Lampung Barat di berlakukan karantina wilayah (lockdown),” ungkap Bupati tepilh 2017 silam.
Lebih lanjut, kata orang nomer satu di Lambar menjelaskan, masyarakat Kabupaten ini mayoritas petani bisa memampaatkan lahan kosong di pelataran rumah dan memulai dari saat ini menaman tanaman bahan pangan.
“Bisa kita mulai menanam tanaman jenis singkong,jagung,sayur-mayur bilamana hal teburuk warga tidak bisa keluar ke tempat keramaian (pasar dan mini market),” ungkap nya saat diwawancai wartawan (30\03\20) di Pekon Wates Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat.
Masih kata mantan guru honorer itu, pihaknya memiliki program subsidi silang antara warga mampu dan tidak mampu,saat ini masih di data di tingkat pekon (Desa).
“Subsidi silang nantinya warga yang mampu membantu warga yamh lurang mampu,saat ini masih di data oleh pihak aparat pekon,dengan demikian didapati berapa persen warga mampu dan tidak mampu,” Tegas Pak Ci
Menurut kepala cabang Bulog Lampung Barat Lukman,mengatakan ketersedian pangan masih sangat aman sampai tig bulan kedepankan.
“Kami masih ada stok 900 ton di gudang dan satu bulan kedepan kecamatan-kecamatan sentra lumbung padi di lambar akan masa panen yaitu Kecamatan Sukau dan Suoh panen raya,” pangkasnya.
![]()
