GERBANGKRAKATAU.ID || LAMPUNG SELATAN — Destinasi wisata pantai minang rua bahari yang merupakan salah satu objek wisata masuk di wilayah Desa kelawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan, Minggu, 21/01/2024.

Universitas Gunadarma gelar giat pengabdian masyarakat program studi pariwisata di pantai minang rua bahari.

Pada kesempatan itu Dosen Gunadarma program pariwisata dan tim pengabdian kepada masyarakat Fitri Rismiatali mengatakan, pendamping kegiatan pembelajaran bahasa inggris atau pramuwisata english for a Tour guide, untuk pramuwisata di desa wisata dan konservasi pantai Minang Rua Bahari Kabupaten Lampung Selatan

Dijelaskannya, kegiatan ini akan rutin dilakukan terus berkelanjutan karna kalau belajar bahasa inggris tidak bisa belajar hanya satu kali saja, akan tetapi terus menerus sampai dengan para tour gate pokdarwis yang ada di pantai Minang Rua Bahari bisa lancar berkomunikasi dengan bahasa inggris.

“Ada lima Dosen pengajar dan para mahasiswa yang dilibatkan, dan ada tiga orang untuk bersama-sama mengajar bahasa inggris,” ujarnya.

Selain itu, harapan kedepannya untuk mahasiswa program studi universitas Gunadarma bisa memberikan sumbangsih dan juga manfaat bagi masyarakat luas yang ada di desa kelawi khusunya di pantai minang rua bahari.

“Karna disini adalah laboratorium hidup bagi para mahasiswa dimana mereka bisa belajar langsung bagi kehidupan bagi masyarakat warga Minang Ruang Bahari,” ungkapnya Dosen Universitas Gunadarma Fitri Rismiatali.

Dia menyebut, kesannya dari mahasiswa Gunadarma desa wisata kelawi dari awal pertama tentang pantai Minang Rua Bahari ini sangat luar biasa fantastis dimana dengan kekayaan alamnya, kemudian banyak sekali daya tarik wisata yang di sajikan spot spot menarik.

Masih disampaikannya, justru sangat disayangkan hasil survei temuan di desa wisata ini desa konservasi, tapi di ujung sana terlihat suatu hal ada beberapa penggusuran dan perusakan Ekosistem tubir laut dan membuat kaget bagi para dosen dan bagi para mahasiswa.

Seharusnya, tidak boleh ada bangunan antara jarak 50 Sampai 100 meter dari bibir pantai, karena dulunya sebelum ada penggusuran jalan ke Gren Canyen sangat teduh sangat rindang lautnya sangat bersih.

“Yang sangat di sayangkan bagi para mahasiswa, dengan setelah ada beberapa bangunan dan penggusuran perusakan bagi lingkungan,” tutupnya Dosen Gunadarma Fitri Rismiatali. (Red).

ajax-loader-2x Universitas Gunadarma Berikan Pembelajaran Bahasa Inggris di Pantai Minang Rua Bahari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.