LAMPUNG SELATAN (GK) – Puluhan Anak-anak Kelompok Belajar (KB) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tunas Harapan Desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda berkunjung ke Markas Satpol PP dan Damkar Lampung Selatan (Lamsel).
Kujungan yang dipimpin langsung Kepala PAUD KB Tunas Harapan Septiana, S.Pd ini tidak lain untuk memberikan pemahaman peran serta fungsi Pemadam Kebakaran (Damkar) khususnya di Lamsel.
“Hari ini anak-anak KB Tunas Harapan berkunjung ke Markas Satpol PP dan Damkar Lamsel untuk menganal dan mengetahui pentingnya peran pemadam kebakaran di lingkungan masyarakat,” ujar Septiana, S.Pd kepada media melali pesan singkatnya. Rabu (20/11/2019).

Menurut wanita berjilbab ini, meski mereka masih anak usia dini, namun pentingan mereka mengetahui fungsi pemadam kebakaran. Sebab kata dia, akhir-akhir ini banyak terjadi kebakaran seperti kebakaran hutan (laham) dibeberapa Kecamatan di Lampung Selatan.
“Anak-anak kita antusias sekali berkunjung. Mereka diberikan ilmu tentang pemahaman baik pengenalan alat dan cara kerja Pemadam Kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Pol PP dan Damkar Lamsel Heri Bastian melalui Kabid Damkar Lamsel, Rully Fikriansyah, SE, MM mengatakan, anak-anak PAUD Tunas Harapan yang berada dijalan raya Darat Desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda ini diberikan ilmu serta pengetahuan pemahaman tentang tugas dan peralatan yang dimiliki Pemadam Kebakaran
“Yaa kita pengenalan tentang pemadam kebakaran, cara pengoperasian unit damkar dan pakaian petugas damkar,” ujar Rully.
Kemudian lanjut Rully, usai pengenalan, anak PAUD Tunas Harapan diajak keling perkantoran Pemkab Lamsel, hal ini bertunujuam untuk pengenalan beberapa kantor dinKomplek Pemda Lamsel.
“Tentu banyak hal, setelah itu kita ajak jalan-jalan keliling komplek Pemda Lamsel sambil menikmati nyamannya mobil Pemadam Kebakaran, kita tunjukan kantor Bupati dan DPRD Lamsel,” jelasnya.
Kemudian kata Rully, Markas Damkar Lamsel ditahun 2019 telah kedatangan 3 anak-anak PAUD yang ada di Lampung Selatan. Pentingnya juga mereka (anak-anak) mengetahui efek dan dampak akibat kebakaran.
“Dalam tahun ini sudah tiga kali, yang barusan dari Anak-anak PAUD Tunas Harapan Desa Neger Pandan Kalianda” pungkasnya. (Aan).
![]()
